SINOPSIS NOVEL
Nama : Asa kawisworo daris
Kelas : IX C
No.
Absen : II
Judul
: Hidup Berawal Dari Mimpi
Pengarang
: Fahd Djibran, Bondan Prakoso & Fade2Black
Penerbit
: Kurniaesa Publishing
Tahun terbit
: September 2011
Cetakan
: Kedua
Jenis buku
: Novel fiksi
Jumlah halaman : 224
Hidup Berawal Dari Mimpi merupakan buku yang menceritakan bagaimana asal muasal lagu mereka yang penuh arti dibuat. Setiap lirik lagu yang yang tersirat memiliki makna positif bagi para pendengarnya. Buku yang penuh dengan motivasi ini disusun dengan gaya yang sederhana dan apa adanya. Dalam buku ini penulis merangkai tiga buah album milik Bondan Prakoso & Fade2Black, diantaranya; Respect, Unity, dan For All. Buku ini menggambarkan perjalanan kesuksesan mereka sebagai band papan atas Indonesia yang di penuhi dengan kegagalan dan kerja keras.
Hidup Berawal Dari Mimpi adalah buku bagaimana sesuatu
yang besar di mulai dengan sebuah mimpi yang kita percaya akan menjadi
kenyataan.
---Mimpi
Mulailah menorehkan tinta kehidupan masa depanmu.
Torehkanlah mimpi-mimpi yang ingin kau capai dan berusahalah untuk meraihnya.
Hadapilah dunia dengan dengan keyakina bahwa mimpi yang kau punya akan menjadi
kenyataan.
--Harapan
Bertahun-tahun kemudian, seorang lelakin tua membelai
rambut seorang gadis belia yang murung dan putus asa. Gadis itu menangis di
bangku taman beberapa blok tak jauh dari rumahnya. Orang-orang yang sedari tadi
lalu lalang metatapnya dengan pandangan iba. Gadis yang cantik, mengapa dia
menangis? Begitu mungkin yang terlintas di benak mereka yang lewat dan
sedari tadi mendatanginya dan menanyakan apakah dia baik-baikn saja. Tetapi
jawab gadis itu, “terima kasih, aku hanya sedang bersedih dan ingin menangis.
Aku baik-baik saja.”
Gadis memeluk tubuh lelaki itu dan menumpahkan air
matanya di sana. “Kakek, mengapa aku selalu gagal dalam hidupku? Mengapa aku
tidak bisa mewujudkan mimpi-mimpiku?”
Lelaki tua itu mengeratkan pelukannya. “Tidak cucuku,
terkadang hidup memang tidak menyenangkan, tetapi jangan padamkan mimpimu.
Jangan lelah bermimpi dan berharap. Putus asa hanya kata yang sia-sia.
--Titik Balik
“Saya memulai ini dari bawah,dua puluh tahun yang
lalu,ketika saya hanya tukang cuci piring di sebuah kedai makanan di Stasiun
Kota.” Mata pak Hasan tampak menerawang ke masa berpuluh tahun silam. “Saya
sempat berpikir bahwa hidup saya akan berakhir di ember cucian piring-piring
kotor. Hingga majikan saya mengangkat saya menjadi asistennya. Saya menjadi
bingung pada diri sendiri, yang saya tahu hanyalah mencuci piring sampai cling,
bagaimana saya harus menjalankan tugas lain yang tidak pernah saya pikirkan
sebelumnya?” Reporter muda itu menganguk. Ada senyum yang terbit dari wajahnya.
Pak Hasan juga tersenyum-masih bersemangat melanjutkan cerita.
“Dua hari kemudian saya saya memutuskan untuk
mengundurkan diri dan kembali menjadi tukang cuci saja. Di sanalah majikan saya
memarahi saya. Katanya kalu hari ini kamu tukang cuci warung, bermimpilah besok
kamu akan menjadi pemilik warung, dan bermimpilah tentang hal lain yang lebih
besar! Sejak saat itu, kesadaran saya tersentak, lalu saya mulai menanam
impian-impian saya sendiri.”
--Utopia
Utopia adalah sebuah titik, yang ketika kamu berada di
sebuah horizon, titk itu berada sepuluh langkah di depanmu. Setiap kali kau
mencoba mendekatinya, maka titik itu akan menjauh sebanyak langkah yang kau
ambil untuk mendekatinya. Utopia penting untuk dimiliki agar kau selalu
melangkah, dan terus melangkah.
--Perspektif
Tidak ada yang sulit selama kita mengetahui potensi
tebaik yang kita miliki, maksudnya kita harus terus berusaha dan bersabar
dengan setiap prosesnya. Terkadang hal yang hebat dari diri kita tak pernah terpikirkan
karena kita selalu bersembunyi di bawah diri kita sehingga tak mampu melihat
siapa diri kita sebenarnya.
Tunjukkan pada dunia semua hal yang kau bisa dan dunia
akan memberi tahu apa hal yang terbaik dari dirimu. Sekarang teruslah berlatih
hingga akhirnya kau benar-benar bisa menunjukkan hal terbaik dari dirimu..
--Kedewasaan
Kedewasaan adalah tercapainya keseimbangan batin
dimana akal pikiran bekerja dengan emosi untuk saling mengontrol dan membenahi
proporsinya satu sama lain. Kadang kita melupakan kecerdasan kita sendiri un
tuk memillih bertindak bodoh. Hidup sadar adalah saat pikiran dan emosi kita
perlakukan secara adil sesuai dengan daya hidup yang kita miliki dan hidup yang
sedang kita hadapi.
Tua dan dewasa adalah dua hal yang berbeda. Menjadi
tua adalah akumulasi sistematis dari perkembangan biologis kita yang bersifat
tetap. Sementara kedewasaan adalah akumulasi sistematis perkembangan psikologis
kitanyang bersifat tidak tetap.
--Proses
Hidup terlalu sempurna untuk dirayakan. Bukankah hanya dengan sebuah doa yang tulus sudah
cukup untuk menggetarkan atap langit dan membuat Tuhan mengabulkan permohonan
kita. Hidup terlalu sempurna untuk di mengerti. Hidup memang bukan soal
mengerti atau tidak, tapi yakinlah bahwa hidup adalah karunia. Sudah berapa
banyak hal yang kita dapatkan selama ini baik itu meminta ataupun tidak, tetapi
hidup selalu memberiak lebih. Hidup sudah memberi terlalu banyak hingga kita
sendiri tak mampu menghitungnya. Ya, hidup terlalu sempurna untuk dihitung.
Dengan usia kita yang semakin tua entah sudah berapa
bulan, berapa hari, jam, menit atau berapa detik yang sudah kita lalui. Tapi
sesungguhnya, hidup terlalu sempurna untuk di kalkulasikan. Mari kita
teguhkan janji seraya merapalkan doa-doa; jangan lelah berproses.
--Percaya
Untuk mewujudkan mimpi yang kita miliki
memang tak semudah yang kita pikirkan. Namun kerja keras akan selalu
menunjukkan hasilnya pada kita, meski terkadang kita merasa disepelekan dan
diragukan, tapi kesuksesan bukan bagaimana orang lain menilai kita melainkan
bagaimana kita menjalaninya. Memulai dengan sebuah impian, kemudian berjuang
untuk mewujudkannya dan terakhir menunggu dengan sabar dan rasa percaya dan
cinta; Ya Sudahlah!
--Dinamika
Semua hal berawal dari mimpi, meski terkadang kita harus
jatuh bangun untuk menggapainya. Asalkan kita bisa menguatkan tekad yang kita
miliki untuk menggapai mimpi yang kita gantung setinggi langit, maka semua
senang bahagia akan kau rasakan hingga kelak kau mati.
0 komentar:
Posting Komentar